PUNYA MASALAH PEMBELAJARAN? KONSULTASIKAN KE KAMI GRATIS
Pak Guru naik ke lantai atas hanya untuk mengambil kacamata yang tertinggal, sementara hujan di luar mengguncang jendela dengan deras. Di dalam kelas yang ia masuki, murid-murid masih duduk rapi, wajah mereka menatap lurus tanpa gelisah.
Bu Derly sedang mengajar ketika terdengar siulan lirih. Ia marah, menatap murid-murid yang bingung. Di pojok, seorang anak berambut panjang bersiul tanpa berhenti. Saat rambutnya disingkap, wajah itu tanpa mata—hanya mulut yang bersiul. Seketika seluruh murid kesurupan, bersiul serempak menatap Bu Derly dengan senyum kosong.
Aku murid baru yang sedang menyiapkan lomba penelitian. Semalam ada sosok penjaga lab bernama Pak Surya yang membantuku membuka pintu dan menata peralatan. Tapi keesokan harinya, saat kuceritakan pada guru pembimbing, wajahnya mendadak pucat. “Kamu bilang… Pak Surya?” bisiknya. Pak Surya sudah meninggal tiga tahun lalu. KLIK DI SINI SELENGKAPNYA.